By : Vahruddin Jayadi

 

Saya yakin anda pun tahu, bahwa misteri terbesar manusia adalah dirinya sendiri, karena manusia tidak tahu untuk apa dia dilahirkan, mau apa dia hidup di dunia ini dan hendak kemana setelah kematian.
Tidak ada satu pun teori atau paham yang bisa menjawab misteri terbesar ini?

Dan satu-satu yang dapat menjawab “misteri terbesar ini” hanya al-Quran.
Para ilmuwan, pemikir dan filosof berusaha mencari jawaban dari pertanyaan ini; siapa sebenarnya manusia itu?, untuk apa dia diciptakan? mau apa dia dunia ini? dan hendak kemana setelah kematian?

Untuk menjawab “misteri terbesar ini” para pemikir dan filosof mulai menformulasi pola hidup bagi manusia untuk dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan ini, lalu muncul pola hidup (life style) seperti komunisme, materialisme, kapitalisme dan masih banyak lagi aliran lainnya untuk menjawab bagaimana manusia harus hidup. Namun tak satupun yang dapat menjawab dengan tepat dan benar secara komprehensif kecuali hanya dugaan dan prasangka.

Dan saya sekali lagi saya katakan dengan seyakin-yakinnya, bawah satu-satunya yang dapat menjawab misteri terbesar manusia ini adalah AL-QURAN”.

Maka dari itu;
Al-Quran adalah life style yang akan memanusiakan manusia.
Al-Quran adalah life style yang akan mencerdaskan manusia.
Al-Quran adalah life style yang akan memuliakan manusia.

Dengan menjadikan al-Quran sebagai life style (dibaca : al-Quran is my lifestyle) berarti anda telah menjadikan diri anda sebagai manusia yang sesuai dengan fitrahnya. Dan insyaallah anda akan mengetahui hakikat diri anda yang sesungguh yaitu sebagai Hamba Allah dan khalifah.

Karena al-Quranlah satu-satu petunjuk yang menginformasikan dan mengajarkan anda bahwa Allah swt adalah Tuhan semesta alam.

“Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, Maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat aku”.(Qs. thoha [20]: 14)

“barang siapa yang mengenal dirinya pasti dia mengenal Tuhannya atau barangsiapa yang mengenal Tuhannya pasti dia mengenal dirinya”.

Wallahu a’lam bishowab.